Ajak Pemuda Berkarya Bangun Kota » Radarsemarang Id

Partai Banteng moncong putih ini terus membangkitkan kesadaran generasi milenial untuk menyampingkan perbedaan suku, keyakinan dan bahasa demi memperjuangkan kemajuan Indonesia. “Awal-awal pandemi kita dituntut untuk bisa beradaptasi, jadi tidak membuat saya berhenti berkarya. Malah mencari cara bagaimana berpenghasilan, bagaimana tetap kreatif,” tambahnya. “Kita harus semangat, harus berpikir positif dan tetap berkarya. Salah satunya cara saya untuk tetap berkarya adalah membuat konten YouTube,” kata Rian, Rabu 28 Oktober 2020 dikutip Tasikmalaya.Pikiran-Rakyat.comdalam RRI. Dia mengatakan Covid-19 bukanlah halangan untuk pemuda agar terus berkarya dan melakukan inovasi dalam segala bidang. Harry Samputra Agus, CEO mediakamu.id, , mengajak masyarakat Indonesia untuk bangkit di tengah pandemi dengan kembali berkreasi. Selain itu kata pengajar di SMAN 6 Jakarta ini, pemuda harus jadi pelopor yang selalu menginspirasi serta berperan aktif diberbagai bidang.

Fakultas Teknologi Informasi Universitas Bina Sarana Informatika Kampus Surakarta mempersembahkan Seminar Nasional Pahlawan Digital dengan Tema “Semangat Baru untuk Indonesia Maju” yang dilaksanakan pada Kamis, 21 November 2019 di Aula Kampus UBSI Surakarta. “Saya sangat mengapresiasi gagasan anak-anak muda ini, dan ke depan anak-anak muda kota Pematangsiantar harus lebih produktif dalam menghasilkan karya yang kemudian bisa menjadi legacy dari kota ini. Acara cukup baik, dan semoga bisa konsisten mewarnai kota ini,” tandasnya. Sementara itu, Hotmatua H Silalahi, seorang politisi muda yang juga bakal bertarung dalam Pileg 2019 mendatang mengatakan, pemuda harus bisa menjadi motor penggerak perubahan.

Penerapan nilai-nilai Pancasila menurut Sherly sudah tidak bisa lagi menggunakan jargon dan bersifat satu arah, tapi bersifat proaktif melibatkan pemuda dengan sistem reward and punishment . “Penerapan Pancasila bukan hanya tentang tools-nya, tapi juga tentang pelibatan anak mudanya,” kata Sherly. Jakarta – Kreator Konten kelahiran Lhokseumawe Aceh, Sherly Annavita Rahmi menyebutkan, pemuda saat ini dapat membuktikan dirinya dengan karya dalam menerapkan Pancasila. Menurutnya pemuda hari ini menyukai Pancasila yang bisa dimaknai lebih dinamis, terbuka, dan membumi.

Merupakan kegiatan awal di Rumah Belajar Kita yang diadakan di akhir pekan ini berfokus pada pendidikan karakter untuk anak-anak kelas menengah ke bawah. Untuk saat ini KBM baru dapat ditemukan di daerah Pisangan, Kuningan Barat, Pasar Rebo, Kramat Jati, Depok, Manggarai, Duren Sawit, dan Pamulang. Saya sering berpikir, pasti ada faktor yang membuat mereka menjadi enggan atau jenuh untuk terus belajar. Entah itu faktor dari lingkungan keluarga, sekolah, atau masyarakatnya.

Terbukti banyak kegiatan yang dilakukan IPK Siantar untuk kepentingan masyarakat dengan menyediakan mobil ambulance IPK. “Saya selaku Wali Kota siap menerima masukkan untuk pemuda demi memajukan kota ini, bahwa dalam berkarya harus selalu bersama,” jelas Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar. Atika menjelaskan pada titik inilah komunitas berperan untuk memberikan perhatian dan kepedulian kepada anak-anak sehingga kelak mereka berada di jalur yang benar. Kemudian, memberikan pelajaran untuk anak kelas 0—III SD dengan cara belajar berhitung dan mengenal huruf.

Selain itu berhasilnya menjaga organisasi yang dipimpinnya untuk tidak ikut melakukan kekerasan, sehingga di tangannya IPK menjadi lebih santun dan banyak berkarya. Redaksi menerima naskah fiksi; 5-7 puisi, prosa mini, cerpen dan non-fiksi; esai, catatan perjalanan, opini evaluate buku, film, musik, serta artikel lainnya. Dikirim ke surel | Saat ini redaksi masih belum menyediakan reward atau honor.

Selain itu, mengenalkan kepada umat akan keterlibatan KPK PADMANABA di dalam kehidupan menggereja. Untuk itu, Putra menekankan hal tersebut merupakan tantangan, tugas, dan tanggungjawab DPR RI serta pihak Perpustakaan Nasional RI terus menyediakan konten dan narasi kepada generasi muda agar tidak menjadi produk yang dangkal atau tidak berkelanjutan. “Ini tantangan dari sisi konten dan karya generasi muda di ruang publik yang akan mengaitkan mereka dengan kekayaan dan sejarah Indonesia”. Pelaksana Tugas Kepala Kantor Kesbangpol Kabupaten Semarang Heru Subroto menjelaskan, kegiatan digelar untuk meningkatkan peran organisasi kepemudaan dalam pembangunan daerah. Anggota DPRD Kabupaten Semarang Siswanto, meminta para pemuda untuk mengutamakan mutu kegiatan dibandingkan hanya sekadar jumlah anggota organisasi yang banyak.

Pemuda yang berkarya

Lebih jauh lagi, saya berharap partisipasi mereka di ajang ini juga dapat menimbulkan respon yang baik bagi seniman muda lainnya. Anak-anak yang tergabung dalam Atreyu Moniaga Project bukan berasal dari latar belakang yang luar biasa. Jadi jika mereka yang “biasa-biasa” saja bisa terpilih untuk menampilkan karya mereka berarti siapapun bisa melampaui kemampuannya. Menurut saya semua orang punya kesempatan yang sama untuk menunjukkan identitas dirinya lewat seni.

Setiap angkatan wajib mengirimkan perwakilan peserta lomba poster digital dan dipilih three terbaik untuk menjadi juara.”ujarnya. Semangat para pahlawan perlu terus dipupuk agar kaum muda dapat memiliki jiwa nasionalisme di period digital. Saat ini berjuang tidak lagi dilakukan di medan perang, karena di era digital, tantangan justru akan semakin besar untuk dapat memajukan bangsa.