Arahat Acariya Man, Biografi Bagian 4

Rakyat seluruh lapisan, dari yang paling atas sampai yang paling bawah, dapat merasakan keadilan dan kemakmuran hidup mereka. Para penguasa sadar bahwa kekuasaan mereka itu mereka dapat dari rakyat. Rakyat yang memberi kuasa kepada mereka karena tanpa adanya rakyat, tidak akan ada mereka. Kekuasaan mereka itu bukan untuk sewenang-wenang mengandalkan kekuasaan, melainkan untuk membimbing rakyat melaksanakan segala macam pembangunan demi kesejahteraan. Para penguasa bukan sekedar memperhamba rakyat dan ingin dilayani, melainkan juga melayani rakyat jelata.

Te­tapi berusahalah, sehingga apabila memerlukan kepadanya, maka sanggup mencarinya dalam Kitab Hadits yang tersebut tadi. Mengenai yang sedang pada Hadits ialah dengan menambah kepada kitab shahih yang dua di atas, hadits‑hadits yang terdapat dalam kitab‑kitab musnad yang shahih. Kedua ilmu mantiq/ilmu logika yaitu membahas cara membuat dalil dan syarat-syaratnya, membuat batas dalil dan syaratnya.

Bagaimana cara merawat anjingMencari tantangan baru

Akan tetapi Sang Hyang Widhi Wasa juga memberi bekal akal budi kepada kita sehingga kita dapat mempergunakannya untuk mengatasi semua gangguan itu. Demikian pula dengan gangguan rohani yang padaumumnya disebut gangguan setan. Memang, melawan bujukan setan berarti melawan nafsunafsu diri kita sendiri dan hal ini amatlah sukar.

Mandari, Ratu Durgamala, dan Ki Nagakumala juga berlompatan ke depan untuk mengeroyok. Akan tetapi Ki Yudajaya sudah memberi aba-aba kepada para perwira pembantu untuk maju membantu Puspa Dewi. Puspa Dewi dikeroyok tiga oleh Lasmini, Mandari, dan Ki Nagakumala.

Ini akan menajamkan insting dan naluri berburu dari anjing tersebut. Lakukan tempat persembunyian benda atau mainan yang nantinya akan di cari sang anjing pada lokasi yang selalu berbeda. Ajak anjng pemburu tersebut untuk langsung mengunjungi tempat berburu. Bawa juga salah satu anjing pemburu terlatih yang tentunya sudah memiliki banyak pengalaman soal berburu. Anjing yang berburu akan menggunakan indera penciumannya untuk mengenali jejak dan bau bau tertentu. Kemampuan ini merupakan kemampuan dasar yang memang di miliki oleh semua anjing.

Kapan pun ia menemukan potongan kain di jalan saat keluar berpindapatta, ia akan memungutnya dan menggunakannya untuk membuat jubah, tanpa memikirkan jenis kain apa dan dari mana itu berasal. Hal ini agar dijadikan tugas suci yang membutuhkan perenungan dengan keseriusan tinggi setiap kali seorang bhikkhu bersiap-siap untuk pergi pindapatta di pagi hari. Yang lain itu ada dengan perbuatanNya, yang melimpah dari keadilanNya dengan bentuk yang sebaik-baiknya, sesempurna-sempurnanya dan seadil-adilnya. Dia maha bijaksana dalam segala perbuatanNya, maha adil dalam segala hukumNya. Tak dapatlah dibandingkan keadilanNya dengan keadilan hambaNya. Karena hamba itu, tergambar daripadanya kejahatan, dalam mengurus hak milik orang lain.

Karena merasa khawatir akan keselamatan Niken Harni dan Puspa Dewi yang memasuki daerah Wengker yang berbahaya, maka cucu hamba Nurseta beberapa hari yang lalu pergi mencari mereka ke Kerajaan Wengker.” Sang Prabu Erlangga menghela napas panjang. “Jagad Dewa Bathara! Hal ini membuktikan bahwa musuh-musuh kita mempunyai ilmu kepandaian yang tinggi. Aku tidak menyalahkan Andika, Kakang, apalagi Andika sendiri telah kehilangan putera. Tahukan Andika siapa kiranya yang menculik puteramu itu?

Puspa Dewi sudah dapat menduga bahwa tentu Ki Patih Narotama akan berpura-pura sakit agar dapat melepaskan tugas memimpin pasukan menyerang musuh. “Gusti Patih, Paduka kenapakah?! Apakah Paduka sakit?” Ki Patih Narotama mengangguk. “Badanku rasanya tidak sehat, panas dingin dan kepala rasanya pening. Karena itu, aku serahkan pimpinan pasukan kepadamu, Puspa Dewi. Pimpinlah pasukan kita untuk menyerang Wengker.” “Baik, Gusti Patih. Saya siap melaksanakan perintah!” kata Puspa Dewi tegas. “Nanti dulu, Gusti Patih!” Senopati Tanujoyo berseru dengan alis berkerut. Puspa Dewi ragu-ragu dan bingung, memandang kepada Ki Patih Narotama. Ki Patih Narotama menghela napas panjang dan berkata kepada Puspa Dewi.